Usaha Online
Jul22

Usaha Kecil Online Indonesia Menumbuhkan Usaha di Internet

0 komentar

Sekarang, saya ingin mencoba membahas usaha online indonesia. Dalam hal ini, mungkin lebih dikatakan sebagai kritik usaha online. Ada beberapa catatan yang perlu di bahas mengenai usaha online yang ada di Indonesia dan dari orang Indonesia

Kritik usaha online pada dasarnya secara khusus untuk mengingatkan diri saya agar selalu berhati-hati berusaha dan menjaga nama baik tanpa takut tercoreng nama baik saya sendiri.

Semenjak munculnya penipuan-penipuan usaha online di indonesia, menurunnya masyarakat indoensia bertransaksi di internet. Saya kurang begitu tahu kapan maraknya penipuan usaha online di internet.

Usaha online indonesia tercoreng oleh onkum-oknum yang melakukan penipuan dalam usaha di internet. Usaha di indonesia terkotori oleh tangan-tangan marketer yang tidak bertanggungjawab.

Baca: Bisnis Online Dengan Modal Kecil

Sekarang dan untuk seterusnya, kita harus benahi sistem-sistem usaha online indonesia yang merugikan masyarakat. Kita perlu reformasi usaha online.

Yang sudah berlalu, biarlah berlalu. Usaha online indonesia harus tetap berjaya agar sama-sama untung. Pembeli untung, penjual untung, layanan internet untung, dll.

Apa saja yang harus direformasi dalam usaha online?

Saya akan menjelaskan beberapa point saja dalam reformasi usaha online indonesia.

1. Produk
Bila menjual produk informasi, janganlah selalu membahas panduan usaha online atau tema usaha lain.

Jangan sampai membeli panduan usaha online agar bisa berusaha tetapi malah produk usaha online kembali untuk dijual. Cara seperti itu akan membuat jaring-jaring laba-laba atau mengekor.

Sudah terlalu sesak materi usaha online.

Banyak pasar di Indonesia untuk dijadikan peluang usaha online. Bila mengerti bahasa inggris, maka bisa di ekspor ke luar negeri.

2. Harga
Menjual produk usaha online yang berupa produk informasi jangan terlalu mahal. Tetapi jangan terlalu murah.

Intinya, berikanlah harga yang menyesuaikan biaya transfer semua bank. Bila ada bank yang memberlakukan transfer lewat atm itu 50.000, maka berikanlah harga seperti itu. Namun sebenarnya bila memang dihargai 40.000 dan ada bank yang tidak menerima transfer harga segitu ya tidak masalah karena bisa saja hanya satu bank.

Tetapi yang perlu di ingat adalah semakin harga tinggi maka harus diimbangi kualitas produk yang hebat.

3. Program Reseller/Affiliate
Bila menjual produk usaha, apapun produknya, jangan selalu menerapkan program reseller/affiliate dalam situs usahanya. Ini berlaku untuk situs usaha individu bukan perusahaan yang menerapkan affiliate program seperti Clickbank.com. Karena banyak produk usaha yang hanya menjual produk sampah tetapi dengan harga selangit hanya demi meraup keuntungan.

Menerapkan sistem reseller alias affiliate dalam situs harus berhati-hati. Karena sistem kerjanya bisa seperti olah raga lari estafet atau usaha pemasaran jaringan.

Dengan menerapkan sistem reseller alias affiliate, jangan sampai seorang yang membeli produk hanya bisa digunakan untuk dijual kembali karena materi yang diberikan oleh si peusaha tidak mendukung untuk dipraktekkan.

Sehingga membeli produk yang dijual semata-mata hanya untuk keuangan hasil menjual produk.

Berikanlah produk yang berkualitas bila ingin menerapkan sistem reseller. Berikan suatu pembelajaran yang memang mampu diterapkan sesuai tujuan produk.

Perhatikan juga soal transaksi. Dalam menerapkan sistem reseller, jangan membuat sulit pembeli karena sistem pembayarannya mengarahkan ke dua rekening: rekening pemilik dan reseller.

Logikanya begini. Seorang punya ATM BRI. Lalu ia ingin membeli produk tetapi lewat resleller/affiliate orang lain. Sehingga pembayarannya lewat rekening dua orang. Kalau sama-sama menggunakan BCA, berapa biaya transfer?

Bila seseorang transfer dengan ATM, ia akan mengalami kerugian besar atau si affiliate sendiri yang rugi. Kenapa begitu? Memang untuk si pemilik usaha santai-santai saja. Buat pembeli adalah merepotkan dan buat affiliate marekter bisa merugikan karena si pembeli malas mentransfer ke pihak perantara alias affiliate sehingga akhirnya tidak mendapat komisi!

Dalam menerapkan sistem reseller/affiliate, jangan menerapkan sistem daftar ulang. Dengan menerapkan sistem ini hanya akan berbuat curang dan dicurigai. Sudah ada kasus penipuan dengan cara ini.

Saya kira, cukup seperti ini saja dalam kritik usaha online indonesia untuk segera melakukan reformasi usaha online: untuk saya atau masyarakat indoensia.

Baca: Bisnis Online Gratis Menarik Pengunjung

Semoga bermanfaat, usaha online indonesia

Posting terkait "Usaha Kecil Online Indonesia Menumbuhkan Usaha di Internet"

Tinggalkan pesan "Usaha Kecil Online Indonesia Menumbuhkan Usaha di Internet"