Kelebihan dan Kekurangan Usaha Kuliner

Seperti bisnis lainnya, pasti terdapat kelebihan dan kekurangan usaha kuliner. Bisnis kuliner sekarang ini menjadi usaha yang banyak diminati. Tentu saja alasannya karena setiap hari orang membutuhkan makan. Meskipun tidak sedikit orang yang gemar memasak, namun ada satu waktu mereka harus membeli makanan atau makan di luar rumah.

Apakah kamu tertarik dengan bisnis yang cukup menjanjikan ini? Tetapi, sebelum yakin membuka bisnis potensial ini, tidak ada salahnya kamu mempertimbangkan kelebihan dan kekurangan usaha kuliner terlebih dahulu. Berikut beberapa diantaranya.

Kelebihan Bisnis Kuliner

Berikut beberapa kelebihan menjalankan usaha di bidang kuliner, antara lain:

Kuliner selalu dibutuhkan

Seperti yang sudah disampaikan, setiap hari orang membutuhkan makanan. Bahkan makanan dibutuhkan hingga 3 kali dalam sehari. Apalagi, ketika harus lembur hingga malam, banyak orang lebih memilih membeli makanan dibandingkan dengan harus memasak sendiri.

Target konsumen lebih bervariasi

Target konsumen dari bisnis ini memang sangat variatif. Bahkan, dari satu makanan, kamu dapat mencakup berbagai target. Contohnya saja seperti membuka bisnis warung bakso. Kamu bisa menjangkau konsumen remaja, hingga dewasa, baik laki-laki atau perempuan.

Modal yang dibutuhkan bisa sesuai kemampuan

Kita dapat merencanakan bisnis kuliner sesuai dengan kemampuan modal yang dimiliki. Jika kamu memiliki modal yang kecil, kamu dapat membuka bisnis dari gerobak makanan terlebih dahulu.

Semakin terbantu dengan adanya teknologi

Ketika menjalankan bisnis kuliner, kamu dapat melakukan kegiatan promosi secara online. Selain dapat menjangkau pasar dengan luas, kegiatan promosi ini juga menghemat banyak biaya. Apalagi sekarang ini banyak makanan yang mudah viral.

Kekurangan Bisnis Kuliner

Meskipun memiliki berbagai kelebihan, usaha ini juga tidak luput dari kekurangan, seperti:

Makanan bisa basi

Beda dengan bisnis seperti fashion, properti dan lainnya. Barang dagangan dapat bertahan lama, bahkan hingga mencapai bertahun-tahun lamanya. Namun, dalam bisnis makanan, makanan yang kamu jual bisa basi. Meskipun kamu membuka bisnis makanan yang penyajiannya baru dilakukan setelah ada pemesanan. Tetap saja kamu harus memasak bahan setengah jadi, dan bahan setengah jadi tersebut bisa basi.

Jumlah pesaing sangat banyak

Bisnis makanan memiliki jumlah pesaing yang sangat banyak. Contohnya saja seperti ayam goreng tepung, kamu bisa menghitung berapa banyak pesaing yang menjual ayam goreng tepung di sekitarmu. Mulai dari pesaing yang sudah memiliki nama besar atau pun yang masih berskala kecil.

Harus selalu melakukan improvisasi

Dalam usaha kuliner kita harus terus melakukan improvisasi. Kita tidak bisa terus berpangku tangan dan menerima apa yang sudah ada. Apalagi pesaing terus menerus melakukan inovasi.

Baca juga: 11 Ide Usaha dari Rumah

Ketika yakin menjalankannya kelebihan dan kekurangan usaha kuliner ada di depanmu. Untuk kelebihan, bisa kamu jadikan sebagai motivasi sehingga tidak mudah menyerah, sedangkan kekurangannya dapat kamu evaluasi kembali, sehingga dalam bisnis tersebut kekurangan ini tidak akan menghalangi kemajuan bisnis.

1 thought on “Kelebihan dan Kekurangan Usaha Kuliner”

Leave a Comment