Seputar Bisnis
Sep15

Informasi Cashflow Quadrant Tentang Bisnis Kecil Dan Besar

0 komentar

Saya ingin menjelaskan mengenai apa itu Cashflow Quadrant sebelum membahas bagaimana menjelaskan informasi bisnis kecil dan besar dalam Cashflow Quadrant?

Robert T Kiyosaki berkata (2008 : 28),

“Buku kedua saya dalam seri Rich Dad adalah Rich Dad’s CASHFLOW Quadrant. Banyak orang mengatakan bahwa itulah buku saya yang terpenting karena sangat membuka mata. Saya menulis buku itu untuk siapapun yang siap berubah dalam hidup… perubahan yang jauh lebih besar daripada sekedar berpindah-pindah kerja.”

Maksud dari perkataan Robert Kiyosaki adalah buku Cashflow Quadrant memang menjelaskan tentang sumber-sumber uang dari masing-masing kuadran, tetapi yang menjadi fokus dan tujuan utama adalah mengutamakan kuadran bisnis dan investasi.

Saya akan menjelaskan kuadran-kuadran sumber uang menurut Robert Kiyosaki.

 

A.    Kuadran kiri terdiri dari:
–    E = singkatan dari kata “Employe” yang artinya karyawan/tenaga kerja/buruh.
–    S = singkatan dari “Self-Employe” yang artinya orang yang bekerja sendiri alias kerja mandiri atau S bisa disebut juga “Small Busines Owner yang artinya pengusaha kecil”

Kuadran kiri disebut juga dengan kuadran zona aman.

B.    Kuadran kanan terdiri dari:
–    B = singkatan dari “Business Owner” yang identik dengan “Big Business” yang artinya pemilik bisnis, bisnis besar.
–    I = Investasi yang artinya adalah menanam modal.

Kuadran kanan disebut juga kuadran zona bebas.

Saya akan menjelaskan mengenai informasi kuadran E.

Robert berkata (2008 : 29),

“Cara mengetahui anda berada di kuadran mana ditentukan dari kuadran mana  uang anda bersumber. Dengan kata lain, kalau anda menerima penghasilan dari sebuah pekerjaan dan anda menerima gaji tetap dari perusahaan atau bisnis yang bukan milik anda, maka uang akan mengalir keluar dari kuadran E.”

Orang seperti ini mengandalkan keamanan finansial dan keterjaminan dengan tunjangan-tunjangan. Sifat dari pekerja alias dari kuadran E biasannya adalah manja secara finansial.

Lalu menjelaskan mengenai kuadran S.

Robert Kiyosaki berkata (2008 : 29), “

Kalau anda hidup dari komisi atau menerima uang dari pekerjaan yang dihitung per jamnya, maka anda mungkin berada dalam kuadran S. kebanyakan wiraniaga yang mendapat komisi langsung, seperti agen real estat, adalah dari kuadran S.”

Lanjut Robert (2008 : 29), “Kuadran S bisa juga termasuk para profesional seperti pengacara dan dokter.”

Orang dari kuadran S adalah: penjahit, tukang servis, tukang bangunan, dai, seniman, dll

Orang yang berasal dari kuadran S biasanya orang yang mandiri secara finansial karena dapat uang atau tidak tergantung kegigihan dia mencari uang. Semakin gigih mencari uang bisa meningkat keuangannya walau dalam segi waktu semakin tidak punya waktu untuk hal lain.

Kuadran S bisa juga kuadran untuk kelas bisnis kecil yang melakukan aktifitas bisnis secara langsung alias terlibat langsung dalam aktifitas bisnis

Tetapi ada kendala, Robert menjelaskan bahwa dalam informasi bisnis ada yang namanya bisnis kecil dan ada yang namanya bisnis besar. Kedua bisnis itu berada pada kuadran yang berbeda.

Setelah E dan S sudah saya jelaskan, gilirannya menjelaskan kuadran kanan yaitu B dan I.

Robert Kiyosaki berkata (2008 : 30),

“Kalau penghasilan anda  berasal dari bisnis yang anda tidak perlu terlibat, maka anda berada di kuadran ‘B’. kalau penghasilan anda berasal dari investasi, maka anda berada di kuadran ‘I’. kalau penghasilan anda berasal dari renacna pensiun perusahaan atau pemerintah, maka kemungkinannya adalah penghasilan lebih dari kuadran E. Mungin juga seserang menerima penghasilan lebih dari satu kuadran.”

Orang yang berasal dari kuadran “B” adalah orang yang mandiri secara finansial sama halnya orang dari kuadran “S”. bedanya adalah kalau orang kuadran B lebih punya banyak waktu walau punya beberapa bisnis besar.

Sedangkan orang dari kuadran “I” lebih kepada orang yang malas secara finansial. Artinya ingin mendapatkan uang tidak mau berusaha karena memang uang investasi akan sendirinya menghasilkan uang untuk si pemilik investasi tersebut.

Sekarang, saya akan memberikan informasi bisnis kecil dan besar.

Apa sih perbedaan antara bisnis kecil dan bisnis besar? Saya sendiri masih bingung dari pendapat Kiyosaki karena informasi menunjukkan bahwa banyak bisnis kecil tetapi berjalan tanpa perlu terlibat langsung.

Seperti bisnis milik tetangga saya yang kerja kantoran. Ia membuka kios untuk bisnis yang kerjanya mengenai rental komputer, jasa ketik, cetak foto, foto kopy. Bisnisnya pun diurus  beberapa sodaranya tanpa perlu melibatkan si pemilik usaha.

Menurut Robert (2008 : 30) mengatakan bahwa pengusaha pemilik bisnis besar bisa meninggalkan usahanya selama satu tahun atau lebih dan ketika kembali mendapati bisnisnya semakin lancar. Lalu ia membandingkan dengan pengusaha pemilik bisnis kecil yang konon bisnis kecil tidak bisa ditinggal oleh pemiliknya karena masih butuh untuk terlibat langsung.

Yang jelas saya memiliki pendapat sendiri, bisnis besar adalah memiliki sistem-sistem bisnis yang terorganisir. Artinya ada ada sistem penerimaan karyawan, sistem aturan, sistem pengangkatan jabatan, sistem pemecatan, sistem gaji, dan sistem-sistem lain yang terorganisir.

Sedangkan bisnis kecil adalah memiliki sistem yang tidak terorganisir. Memang punya karyawan tetapi belum tentu karyawan hasil seleksi. Bisa saja saudara sendiri dimasukkan semua secara sukarela.

Referensi: Robert T Kiyosaki, Business School, Terj, Gramedia, Jakarta, 2008

Posting terkait "Informasi Cashflow Quadrant Tentang Bisnis Kecil Dan Besar"

Tinggalkan pesan "Informasi Cashflow Quadrant Tentang Bisnis Kecil Dan Besar"