HOME
Home » Seputar Bisnis » Kuadran Bisnis Besar Dan Karakter Kuadrannya

Kuadran Bisnis Besar Dan Karakter Kuadrannya

Posted at Juli 28th, 2018 | Categorised in Seputar Bisnis

Robert T Kiyosaki (2007 : 34) berkata bahwa kelompok kuadran B alias kelompok para pebisnis besar adalah hampir dikatakan sebagai lawan S (pekerja mandiri). Seorang B (pebisnis) sejati senang mengitari diri mereka sendiri dengan orang-orang pandai dari ke empat kuadran: E, S, B dan I.

Moto seorang B alias pebisnis besar adalah, “Kalau bisa menyewa orang lain, kenapa melakukannya sendiri?”

Program Adsense, Aset Bisnis Modal Kecil Untung Besar

Hasil dari verifikasi PIN, Google mengirimkan kode 340 untuk verifikasi Bank lokal. Artinya, Jasa Google Adsense yang saya tawarkan dianggap terpercaya

Karakter seorang B membuat segala pekerjaan dikerjakan oleh orang lain. Dengan begitu bila karakter ini terlalu ektrim dan banyak yang memiliki karakter ini maka nyaris tidak ada orang yang memiliki keterampilan kerja. Itu artinya, siapa yang akan melakukan?

Semua orang ingin “dilakukan” sehingga menimbulkan rasa malas dalam mempelajari keterampilan kerja. Dampak yang terjadi adalah sektor bisnis terlalu sesak persaingan dan minimnya pekerja. Akhirnya mau tidak mau, negara harus mengimpor pekerja dari negara lain.

Ada baiknya karakter pekerja dan pekerja mandiri harus tetap berada pada jiwa pebisnis sehingga ada keseimbangan.

Karena bisa juga kan seorang karyawan memiliki bisnis besar dan seorang pebisnis adalah seorang pekerja walau status kerja-nya bukan seperti pekerja lain.

Walau terkesan “MALAS” dalam hal memikirkan keterampilan kerja, seorang pebisnis sebenarnya lebih senang dalam hal pekerjaan “berpikir” untuk memikirkan perkembangan bisnis besar dan hidupnya.

Jadi kalau ada yang bertanya, “Apa sih yang dikerjakan pebisnis kalau semua pekerjaan sudah diserahkan pada orang yang ahli?”

Maka jawabanya adalah “BERPIKIR”.

Ada sebuah cerita dari buku Cashflow Quadran (2007 : 35) bahwa ada sekelompok orang yang katanya mengaku sebagai kelompok cerdik-pandai datang untuk menghakimi Henry Ford karena menurut mereka ia seorang yang “BODOH.” Karena itu, Ford mengundang sekelompok itu ke dalam kantornya dan menantang mereka untuk mengajukkan pertanyaan padanya dan ia akan akan menjawabnya.

Setelah pertanyaan diajukkan kepada Ford, menurut anda bagaimana Ford menjawab pertanyaannya itu?

Salah. Tetapi Ford hanya meraih telepon untuk menghubungi seorang asisten ahli dalam menjawab pertanyaan yang diajukkan. Ford menginginkan agar jawabanya sesuai yang diinginkan si penanya.

Kenapa Henry menyuruh asisten ahli untuk menjawab pertanyaan? Tujuannya agar bisa mengosongkan pikiran untuk melakukan tugas-tugas yang lebih penting yaitu tugas-tugas berpikir.

Karena menurut Henry Ford (2007), “Berpikir adalah pekerjaan tersulit di dunia. Itu sebabnya hanya sedikit orang yang melakukannya”

Itulah kenapa (kurang lebih) Einsten mengakatan bahwa berpikir bisa membuat seseorang lelah sampai ke sel-sel terkecil. Kurang lebih begitu.

Tugas pelaku bisnis besar sebenarnya berat yaitu berpikir untuk kepentingan bisnis besar. Hanya saja kelihatannya malas dan masa bodoh. Tetapi memang sebagian pebisnis memang malas dan memang harus malas karena segala kegiatan bisnis besarnya dilakukan oleh pegawai.

Hal yang paling penting adalah, keseimbangan keterampilan kerja dan bisnis menuju bisnis besar.

Referensi: Robert T Kiyosaki, The Cashflow Quadrant, Terj, Gramedia, Jakarta, 2007

Tags :

No comment for Kuadran Bisnis Besar Dan Karakter Kuadrannya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Post to Kuadran Bisnis Besar Dan Karakter Kuadrannya

Peluang Bisnis Berjualan Kue Kering

Posted at 6 Februari 2019

Bisnis kue kering salah satu jenis bisnis kue yang banyak dijadikan bisnis oleh kebanyakan orang karena memang jenis kue ini yang sangat dibutuhkan orang... Read More

4 Tips Sukses Mengelola Bisnis Yang Merugi

Posted at 4 Februari 2019

Apakah ada orang yang sudah berusaha susah-payah membangun bisnis, katakanlah bisnis online, namun berkeinginan untuk membuat rugi perusahaan yang dibangun? Apakah ada? Soorang Bob... Read More

3 Kunci Membangun Bisnis Omset Besar

Posted at 29 Januari 2019

Saya akan mencoba menguraikan sebuah kunci membangun bisnis dengan kemampuan meraup omset besar hasil penjualan produk atau lainnya. Dengan membahas mengenai 3 kunci membangun... Read More

4 Rahasia Faktor Kali Marketing Bisnis

Posted at 27 Januari 2019

Menurut Tung Desem Waringin Yang dimaksud faktor kali dalam bisnis adalah sesuatu bisnis yang sekali kita sentuh akan berefek multiplier. Ya, suatu bisnis misal... Read More

Marketing Bisnis – Rahasia Nilai Tambah

Posted at 16 Januari 2019

Ketika saya masih kuliah, saya berdiskusi sama teman-teman pada jam mata kuliah kewirausahaan (mata kuliah masalah bisnis). Saya mengajukkan pertanyaan pancingan seputar nilai tambah... Read More